skip to main |
skip to sidebar
Secara normal pada sebagian besar Dvd China untuk tampilan pertama adalah "HELLO" / "HI" selang beberapa detik terus muncul "LOAD". Terutama pada Dvd yang menggunakan Eprom SPI Flash/ Mpeg kecil dengan Chipset misal MT1389DE ,S5L5025X02 atau yg lainnya .Terus bagaimanakah kalo hanya tampil "HELLO" /'HI"saja alias macet.....he he he he....
Belajar dari pengalaman sebagian besar kerusakan seperti ini disebabkan karena data firmware yang rusak atau datanya korup. Disini saya nggak bisa menjelaskan kenapa data firmware kok bisa rusak?
Sebagai gambaran anda bisa lihat gambar dibawah ini:
Sebagai contoh saya menggunakan serial Board AL1389L-2CL dengan Chipset MT1389DE-L, Pada tanda panah kuning itulah yang dinamakan IC SPI FLASH yang didalamnya terdapat isi program yg biasa kita sebut firmware atau bios. Mengatasi kerusakan Firmware satu-satunya jalan yaitu dengan cara mengeflash ulang atau mengisi kembali program yang ada didalam ic SPI Flash-nya.Bagi anda yang sudah mengerti Flash tentunya ini bukan perkara sulit atau secara kasarnya bisa kita sebut hanya Copy dan Paste saja. Mungkin yang menjadi ganjalan hanya data firmware yang mau kita flash-kan didalamnya sama nggak? dengan data firmware yang telah rusak tadi, mengingat merk2 DVD China yang sangat banyak variannya, beda sedikit aja kadang bermasalah.Untuk itu kita harus rajin2 backup data firmware yang masih normal, dan jangan lupa setiap data yang kita backup harus dikasih nama yang komplit, dari MERK-TYPE-OPTIK-CHIPSET-SERI BOARD-LED VFD, misal: GMC MP4-081P USB DL6 MT1389DE-L(AL1389L-26V) LED4, POLYTRON DVD-2185RC FLASHRIP DL6 MT1389DE-L(MT89L_2E) LED4. sample ini bisa anda download disini dan disiniHal ini berguna untuk meng-oplos apabila ada DVD rusak firmwarenya, sementara kita belum punya datanya. Walaupun DVD China banyak sekali merk namun ada beberapa yang mirip, jadi bisa kita oplos.Lha terus bagaimana kalo belum bisa meng-flash?....he he he...ya belajarlah..kalopun masih belum bisa ya mentok2nya dibawa ke teman anda yang bisa, beres deh.....Kemungkinan lain penyebab "HELLO" /"HI" saja ini bisa dari IC RAM, pada gambar diatas ditandai panah merah. Kerusakan RAM ini tentunya apabila kita sudah mengecek SPI Flashnya benar2 dalam kondisi normal.Prosedur penggantian RAM ini hanya disesuaikan dengan jumlah pin IC RAM dan CHIPSET, masing2 CHIPSET mempunyai pasangan RAM sendiri2. Jadi jangan dioplos, misal: RAM dengan chipset pake MT dipasang di RAM dengan Chipset pake Samsung misalnya, bisa error nanti he he he...Okelah itu saja penjelasan sedikit dari saya mudah2an ada manfaatnya..silakan barangkali ada masukan...
Banyak permintaan dari rekan2 untuk memposting pengalaman2 servis, kali ini baru sempet menulisnya, dikarenakan kesibukan di darat yang cukup banyak.Tv china merk SAAB dengan ic program LC863532B 54D5, ic chroma LA76810A dengan kerusakan seperti gambar diatas apabila dipindah ke posisi AV .Langsung buka casing, lihat mainboard dengan teliti atas bawah ada komponen yang mencurigakan nggak? kalo dilihat secara fisik, karena tv china biasanya rentan elco2 jebol, ternyata kelihatan masih OK,walaupun elco2 kelihatan masih ok alangkah baiknya diganti, hal ini untuk jaga2 terutama pada out SMPS dengan nilai2 100/160V, 1000/35V, 470/35V, 22/250V karena kualitas elco China yang anda tahu sendirilah..he he he... kemudian solderan untuk langkah pertama ternyata banyak juga yg retak, langsung aja solderan diperbaharui yaitu dengan menyedot dulu baru kita solder biar hasilnya kuat dan bagus.Saatnya mencoba untuk mengetes hasilnya ...ternyata masih utuh hasilnya...karena ini memang bukan sasaran utama dari biang kerusakan ..he he he...Meningkat ke tahap yang lebih serius lagi dengan sasaran pin ExtVideo input dari IC chroma LA 76810A terletak pada pin 42 karena pin ini yang menjadi saluran video external. Ukur sana sini...he he ...dalam waktu yg agak singkat akhirnya kena juga biangnya...ditemukan R 833=82 Ohm dalam keadaan putus.... mudah2an hanya ini saja.Saatnya untuk mengetes lagi, dan ternyata......eh langsung ok. langsung di test menggunakan DVD hasil gambarnya juga bagus. Ya udah beresin semuanya...bersih2 tinggal menunggu bayaran.
Semoga bermanfaat.......
Sekilas info lagi, alat ini bisa mengcopy dan menulis data firmware/bios DVD, TV, KOMPUTER dll dengan menggunakan PC ataupun tanpa PC. Bisa dibawa kemana-mana,karena dimensinya yang cukup mini, misalnya main ke tempat teman kita sesama teknisi, asalkan bawa ic spi-nya sebagai media penyimpan firmware sementara sebelum dipindah lagi ke PC ataupun laptop. Koneksinya tentu saja menggunakan USB, colokannya multi fungsi bisa langsung port USB PC dan bisa disambung dengan adaptor apabila kita menggunakan tanpa software/copy offline .

Asli pabrikan dari negeri China, jadi kalo kepingin alat ini.. ya belilah....he he he...Untuk softwarenya ada pilihan dua bahasa, inggris dan bahasa aslinya...bisa download disiniBila anda ingin tahu spesifikasi dan harganya bisa dilihat disini atau disiniSayang sekali harganya kurang bersahabat dengan kantong kita2 para teknisi bila dihitung semua sama paket dan PPN-nya.
Software maupun hardware ini adalah alat tercepat dari beberapa programmer mulai dari MTK TOOL, MTK FLASHER, maupun ELNEC yang pernah saya pakai sebelumnya.Saatnya mulai pengetesan menggunakan PC/LAPTOP, mencoba backup SPI EN25F08.........
Proses back-up/reading SPI flash hanya memerlukan waktu cukup 4 detik saja.....
Langsung aja mencoba lagi proses Writing-nya.....
Proses Writing-nya pun hampir sama hanya memerlukan waktu hanya 4 detik saja...he he he...sungguh terasa beda sekali apabila dibandingkan dengan programmer2 lainnya. Untuk hasilnyapun mulus tanpa cacat, upgrade-kan langsung jozz...
Untuk back-up ataupun Writing untuk jenis Eprom2 TV misal 24C02/04/08/16 hanya memerlukan waktu 1 detik saja.
Sekarang mencoba Proses Copy Offline atau tanpa menggunakan PC....
.
Gambar diatas adalah copy-offline, untuk kabel koneksi USB kita sambungkan dulu dengan unit Power Supply berbentuk adaptor kecil, walaupun tanpa PC hasil back-up SPI Flash masih tergolong sangatlah cepat, hanya membutuhkan sekitar 35-40 detik artinya masih dalam hitungan detik.
Ic SPI yg akan dicopy/Masternya posisikan dibawah(tanda panah pada gambar), sedangkan yg diatas tentunya SPI yang masih kosong atau yang sudah terisipun bisa karena nanti secara otomatis melakukan proses Erase terlebih dahulu.
Bisa ditarik kesimpulan bahwa alat ini sangatlah membantu pekerjaan karena cara kerjanya yang cepat dan akurat, apalagi kalo pekerjaan kita lagi menumpuk..he he he...
Semoga bermanfaaat......Thx Mr.Tukul.
NB: Bila Anda berminat Barteran FIRMWARE silakan hub saya via email
Update software EZP 2010 ENG V2.1
Awalnya berasal dari laporan konsumen saya sendiri yang mengatakan motor spindle sekarang ada yang bermasalah, diantaranya: bunyi terlalu kasar, nilai ohm rendah, polaritas kebalik, bahkan ada yang harus diputer dulu dengan tangan baru bisa muter.
Apakah ini merupakan konsekuensi dari harga murah? yang jelas kita disuruh teliti dalam melakukan pekerjaan sebagai teknisi, terutama bagi pemula yang kadang masih bingung setelah penggantian motor spindle ...kok...hasilnya masih utuh nggak muter.
Motor spindle merupakan rating tertinggi kerusakan DVD terutama merk SEMOGA AWET (istilah mas Tukul) selanjutnya optik dan firmware, Nah itu artinya motor spindle berperan mendukung perekonomian kita...he ..he..he.. Sekilas info lagi .....
Ini bersifat hanya sekilas info saja, mungkin anda pernah atau bahkan sering mereparasi TV yang menggunakan tabung Monitor bekas satu set dengan yoke-nya. Biasanya TV tersebut adalah rakitan bermesin China dengan merk semau gue artinya disesuaikan keinginan perakitnya, tinggal tempel aja dan dikemas rapi lalu dilempar di pasaran, dan ternyata banyak juga peminatnya dikarenakan harganya yang relatif murah.Menurut info, perakit biasanya mendapatkan tabung2 monitor dari bekas upgrade kantor2 instansi pemerintahan, swasta, pabrik2 dan lain-lain yang sekarang sudah diganti menggunakan LCD. Lha..terus apa hubungannya dengan gambar diatas?...Gambar diatas adalah transistor2 yang dicopot dari Mainboard dari per unit monitor komputer yang sudah diambil tabung CRT-nya untuk dirakit menjadi TV itu tadi. Dan sekarang Transistor copotan diatas sudah dilempar ke toko-toko dengan harga murah, dan bisa diaplikasikan sebagai pengganti transistor Power Regulator maupun Power Horisontal.Mungkin bisa jadi sudah ada di toko elektronik terdekat Anda, tapi hati-hati juga kadang-kadang ada yang tercampur dengan lain jenis. Sebaiknya dilihat datasheetnya dulu sebelum menggunakan......................................!
Hampir tiap hari kita dipusingkan oleh anak-anak kita ketika mereka ingin melihat film-film kartun favorit mereka. Ada saja permasalahan yang timbul, mulai dari kepingan yang berserakan sampai DVD player rusak akibat ulah mereka yang lucu-lucu. Yah..maklumlah namanya juga anak-anak.Mulai dari situlah ide ini muncul untuk memodifikasi Dvd player, agar anak-anak kalo mau nonton tidak usah atau tanpa kepingan CD, lebih praktis dan mudah tentunya, dan tidak ada lagi yang namanya berserakan, kalo sering demikian malah cenderung gampang rusak kan?Caranya gimana? .......Kita bisa memanfaatkan fasilitas USB pada DVD player yang rata2 sekarang sudah ada fasilitas tersebut mulai dari yang abal2 sampai yang ber-merk, dan juga fitur DivX-nya. Nah..berbicara masalah USB tentu erat hubungannya sama Flashdisk, karena piranti praktis inilah sebagai penyimpan datanya. Namun sayangnya kapasitas Flashdisk sungguh sangat terbatas hanya sampai 4 Giga saja yang tersedia umum dipasaran. Dan hal ini tidak memungkinkan untuk menyimpan file yang melebihi kapasitas tersebut, artinya kita tidak bisa menyimpan file-file film dalam bentuk kepingan DVD yang mencapai 4,5 Giga dalam jumlah yang banyak.Untuk itu saya menggunakan Piranti Harddisk sebagai media penyimpan data yang lebih besar. Kita bisa masukkan berpuluh-puluh file film ke dalam harddisk tersebut. Agar nanti anak-anak kalo mau nyetel film tinggal pilih judul-judulnya saja, langsung PLAY...Tapi kebanyakan rekan2 masih ada yang salah pengertian tentang hal ini ...suatu contoh kita tidak bisa langsung meng-copy file dalam VCD misalnya format DAT langsung ke flashdisk terus dicolokkan ke port USB, nanti file-nya nggak bisa keputar dong.....Caranya kita harus mengkonversi dulu file2 dalam kepingan DVD maupun VCD kedalam format DivX dulu, setelah itu baru dech...bisa Play...Perlu diketahui Format DivX ini, salah satu format film generasi baru yang memungkinkan kita menyimpan film berkualitas DVD dalam sekeping CD, dalam kapasitas DVD 4,5 Giga bisa dipadatkan hingga 700 Mega ukuran keping CD, dengan tanpa mengurangi kualitas gambarnya, artinya kita bisa menonton DVD dalam format DivX hanya membutuhkan 700 Mega saja.Kembali ke permasalahan langsung saja kita siapkan peralatannya:-Harddisk 3.5-Converter IDE to USB-DVD playerPeralatan diatas kita sebagai teknisi tentunya sangat mudah sekali kita dapatkan, biaya operasionalnya pun bisa kita kurangi.....ngerti kan maksud saya.....(nggak pake beli yang baru gitu loh...)Kita bisa menggunakan Harddisk jenis lain misalnya SATA ataupun jenis external harddisk yang berbentuk mini, lebih kecil dan tipis tapi rata2 berdaya tampung besar keluaran model sekarang, lebih praktis dan mungil.Tapi disini saya hanya memanfaatkan barang yang sudah ada saja dan jarang terpakai.Instalasinya bisa anda lihat apabila menggunakan harddisk 3.5 pada gambar dibawah ini:
Ini memang agak semrawut...he he he..tergantung penataan Anda sajalah ....biar sip perangkat diatas masuk dalam satu casing box Dvd.Pada gambar diatas terdapat celah kabel tempat kabel AC, ini agar Dvd player bisa tertutup rapi sehingga aman untuk anak2, dan juga untuk tempat kabel yang masuk ke port USB, ini untuk mempermudah proses transfer file dari PC ke Harddisk didalam Dvd player.
Untuk kabel AC pada Power supply Harddisk bisa kita tempatkan pada saklar Dvd player supaya proses ON-OFF bisa secara bersamaan.Berikut ini adalah langkah-langkah proses menyiapkan Harddisk yang harus diperhatikan:- Harddisk diformat dulu menggunakan format FAT32, jangan menggunakan format NTFS.- Harddisk sebaiknya jangan dipartisi, karena nanti Drive yang terbaca oleh DVD player hanya Drive yang pertama saja.- Untuk melakukan proses format FAT32 lebih dari 20 Giga, tidak bisa dilakukan dari Windows XP, untuk itu kita bisa pergunakan semisal Partition Magic atau tool-tool yang lainnya yang sejenis.Setelah proses diatas selesai baru kita masukkan file2 film yang sudah kita siapkan, tentunya dalam format DivX ke dalam Harddisk. Dan siap diputar .....Biar lebih jelas mengenai DivX Anda juga bisa membaca artikel DivX di blog rekan saya http://servicedvd.blogspot.com/ Ok rekan2 semuanya barangkali ada masukan....Semoga Bermanfaat..